Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Dialah... Masa depanku...

Label:

sebuah cerita tergambar

masih teringat ditahun kemarin

kita masih bersama

melewati malam perhantian tahun

malam itu terasa indah

luncuran cahaya indah

laksana cahaya yang memayungi indahnya cinta kita


tapi... kini...


aku tak tau dimana kamu berada

aku tak tau kabarmu

aku tak tau dengan siapa kau merayakan malam ini

dan aku tak mau tau..

aku tak mau tau...


karena kini...

tlah kutemukan dirinya

yang mungkin tak lebih indah darimu

yang mungkin tak lebih sempurna darimu

tetapi... 

dialah... hanya dia..

dia.. yang hanya lebih baik darimu...

dan dialah masa depanku...

Bunga

Label:

Dulu ku berikan keindahanku padamu..
Dulu ku suguhkan harumku untkmu..
Duri duri tajamku takan ku biarkan melukaimu.
Karna kau tlah memetiku dngan kasih sayangmu..

Namun saat keindahanku mulai melayu..
... Saat harumku mulai tak semerbak..
Kau buang diriku.
Kau campakan aku yang pernah memberikan keindahannya padamu..

Di mana ketulusanmu dulu..
Di mana kasih sayang yg pernah kau berikan padaku.
Dan di mana janji setia yang untk slalu menjagaku..

Mengapa saat ku jatuh kau campakan aku.
Mengapa saat ku terpuruk kau meninggalkanku..
Tak ingatkah saat pertama kau memetikku..
Sejuta janji kau ucapkan padaku.
Sejuta kata sayang kau utarakan terhadapku.
Di mana kini semua itu.
Mungkinkah tlah hilang seiring melayunya diriku..


..::Sang Pangeran Pinguin::..

Kembalilah Kau Kekasihku

Label:

Awan hitam menyelemuti langit
Seperti perasaan ini yang kelam
Sakit ini semoga kau mengerti
Rasa cinta ini semoga kau rasakan
Aku hanya berdiri sendiri disini menantimu
Kembalilah seperti dulu
Kau yang menyayangi aku sepenuh hatimu
Kau yang begitu mencintaiku
Kau yang rela berkorban untuk aku
Kurindukan dirimu yang seperti dulu
Kembalilah.. kembalilah..
Karna aku tak bisa bila kau tak ada..

Ibu

Label:

Kasih Ibu Sepanjang jalan, itulah memang yang pantas untuk kata-kata seorang Ibu, Beliau mengandung selama 9 Bulan, menjaga dan merawat kita supaya kita terlahir di Dunia ini dengan selamat dan Ibu mempertaruhkan nyawanya Demi kita.

Seorang Ibu memang Jasanya tak terhingga kepada kita, karena kasih sayang seorang Ibu kita bisa sampai menikmati hidup sampai sekarang, Mungkin Ibu bisa disebut juga dengan Malaikat dalam Hidupku. Maka jangan sia-siakan ketulusan dan kebaikan Ibu kepada kita, Bahagiakanlah Ibu kamu selagi Ibu kamu Masih Hidup.

Seperti yang kukutip dari Syair Iwan Fals "Dengan Apa kumembalas Ibu" apabila anda tidak mempunyai harga atau benda bahagiakanlah Ibu dengan Anak yang Soleh dan Sholehah karena Syurga ada ditelapak kaki Ibu, Okelah jangan panjang lebar untuk mengulas ini, kita langsung saja untuk membaca Puisi Ibu dibawah ini.

Puisi Untuk Ibu